468x60 Ads

MENGENAL KEJAHATAN DI INTERNET

Sejak teknologi jaringan internet pertamakali ditemukan, mungkin tidak terpikir bahwa internet akan ‘mewabah’ seperti saat ini. Lihat saja, internet pada saat ini seperti sebuah ensiklopedia raksasa yang menyimpan berjuta-juta informasi atau bahkan mungkin milyaran informasi. Dan bukan hanya informasi saja. Dari belanja sampai transfer uang pun bisa dilakukan melalui internet. Sepertinya dunia ini sudah terbagi menjadi 2 : dunia nyata dan dunia maya. Namun, bagaimanapun mudah dan nyamannya dunia maya, ternyata jalan pikir manusia tetap sama : ada yang baik dan ada yang jahat. Kejahatan yang dulu dilakukan dengan menodong pisau kini dapat dilakukan dengan “menodong” spyware. Berapa milyar uang dapat dikeruk jika nomor kartu kredit sudah dihack? Nah, sudah saatnya kita bersiap. Paling tidak, kita harus mengenal berbagai jenis kejahatan di internet. Dibawah ini saya tuliskan beberapa macam kejahatan di dunia maya yang saya ketahui. Carding. Secara bahasa, carding berarti “pengkartuan”. Lho apa maksudnya? Tenang. Tarik nafas, saya minum dulu kopinya. :) Carding adalah suatu tindakan dimana si pelaku mencuri informasi kartu kredit dari sang korban. Kok bisa? Tentu. Seiring dengan pesatnya perkembangan toko online, maka perkembangan belanja dan transaksi online meningkat pula. Dan itu berarti, pembayaran tidak bisa dilakukan secara langsung . Melalui rekening pun sulit jika dilakukan antar negara. Satu-satunya jalan adalah lewat kartu kredit. Nah, inilah masalahnya karena ketika pembayaran berlangsung, data dan informasi kartu kredit dapat disadap oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Mengerikan bukan? Untuk mencegah tindakan carding ini, ada cara yang mungkin bisa dilakukan. 1. Sebisa mungkin jangan pernah memberikan informasi kartu kredit di internet. Jika memang ingin bertransaksi online, ada baiknya menggunakan jasa pihak ketiga seperti Paypal. Untuk mempelajari paypal, silahkan bertanya ke om google. 2. Hindari bertransaksi melalui komputer publik (warnet). Ada kemungkinan bahwa komputer seperti itu terinfeksi spyware ataupun keylogger. 3. Percayalah, bahwa kenyamanan seringkali bertolakbelakang dengan keamanan. Penipuan melalui e-mail. Ada banyak cara penipuan seperti ini. Sejak internet mulai populer sampai saat ini, modusnya hampir sama : permohonan bantuan untuk mencairkan sejumlah uang. Pernah dengar? Saya sendiri pernah menerima e-mail seperti ini, yang saya tuliskan dibawah ini sebagai pengetahuan agar kita waspada : Hello, I have got your contact in the cause of my serious search for a reliable foreign partner through a profile in which convinced me of your honesty. However, I am Rawan Jibril my father was a businessman a former diamond merchant in my country. I confide in you hoping you will never betray me at last, My most required concern is for you to recognised me as your best friend while esterblishing a long lasting relationship for our future. Presently,I am in Dakar-senegal with the sum of Three Million Six Hundred Thousand United States Dollars (US$3.6m) .It was a situation of violence that lead to the death of my father, I considered what my situation will be in the country and i decided to move immediately to Dakar-Senegal for my security and to have time secure a prominent partner that will help me to secure the release of this money. the government of my country is after us and i don’t wish to lose this money to them,because they knew about my family very well and i really need your help please . My aim of contacting you is to assist me in two ways (1)to help and transfer the money to your country (2)and to help me get a profitable business for investment any where in oversea all is base on your professional advise and acceptance to assist me. (3)To help me have a stay in your country when i might come over to meet with you and continue my education. Note that a substantial portion of these money would be compensated to you for all your assistance.Please, do not hesitate to contact me in order for me to know the next thing to do on how to move this money to your country through proper arrangement. Finally, keep this with your utmost secrecy and confidentality as you can understand my condition in Dakar-Senegal because i am into hiding here please. Thanks for your co-operation. Sincerely Yours. Rawan Jibril 00221-763977730. Bingung? Tenang. Saya akan mencoba menjelaskannya (kalau salah koreksi ya…). Intinya, dia yang mengaku bernama Rawan Jibril, anak seorang pengusaha berlian mendapat warisan dari ayahnya sebesar US 3,6 juta $ (360 milyar! Wow!). Namun karena situasi buruk, yang juga mengakibatkan ayahnya meninggal, mengancam jiwa dan harta si Rawan Jibril ini. Nah, karena itu dia meminta kita (sebagai calon korbannya) untuk : 1. Membantunya untuk proses transfer uangnya ke rekening di Indonesia, 2. Membantunya menginvestasikan hartanya itu, dan 3. Membantunya pindah ke Indonesia untuk melanjutkan pendidikan. Jika berhasil, maka dia akan membagi uangnya untuk kita. Asiik..! (360 milyar gitu loh!). Tapi tunggu, ada yg aneh dengan e-mail ini. 1. Jika benar, mana mungkin dia mengambil resiko mempercayakan kita, sebagai bangsa asing untuk mengelola uang sebanyak itu. 2. Darimana dia tahu alamat e-mail kita, selain dari cara-cara ilegal? Ternyata setelah saya telusuri melalui mbah Google, ternyata modus ini sudah sangat sering terjadi. Jika saat itu saya mengontak balik si Rawan Jibril, maka dia akan meminta kita untuk mentransfer sejumlah dana untuk biaya pencairan warisannya, plus untuk biaya “ongkos” ke Indonesia. Dan seperti yang anda tebak, jika kita mentransfer uang, maka dia akan hilang ditelan bumi. Penipuan melalui Penjualan E-book. Pernah tersesat ke situs yang menawarkan trik kaya mendadak? Kata-katanya sangat bombastis : “jika anda membeli e-book saya, maka anda akan memperoleh penghasilan 5000.000 perhari…!!” atau mungkin pernah membelinya? Penipuan seperti ini sedang marak akhir-akhir ini. Saran saya, jika memang tertarik membeli, alangkah baiknya bertanya kepada netter lain yang sudah berpengalaman di dunia internet. Cracking. Cracker. Orang2 jenius ini memang sangat ditakuti oleh webmaster atau pengelola website. Mengapa tidak? Sudah banyak website yang “diobrak-abrik” oleh mereka, dan berapa banyak jaringan komputer yang dijebol. Namun, kita harus pandai membedakan antara hacker dan cracker. Jika seseorang menyusup pada suatu sistem melalui celah keamanan, dialah hacker. Namun, jika dilanjutkan dengan tindakan kriminal seperti pencurian data, merusak database, atau mungkin menyulap website kita menjadi situs porno, dia adalah cracker. Untuk mempelajari lebih lanjut perbedaan hacker dan cracker, bisa dibaca DISINI.

0 komentar:

Poskan Komentar

Translate