468x60 Ads

MORAL PELAJAR

BERBAGAI kasus peyimpangan perilaku di kalang-an remaja dan pelajar di Kota Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat terus terjadi. Dari mulai pergaulan bebas, minuman beralkohol, hingga balapan liar di jalanan umum... Di era yang serba modern ini gaya kebarat baratan sudah mulai melekat di kalangan pelajar. Bahkan untuk menunjukkan eksisitensi me-reka, remaja dan pelajar rela melakukan hal hal yang bersifat negatif guna meraih label “anak gaul”. Bahkan sebagian kalangan remaja mengatakan kalau belum bisa mabuk, balap liar itu belum dinamakan anak gaul. Ketua Komisi A DPRD Kobar Muhammad Ichsan beberapa waktu yang lalu, mengatakan kemerosostan moral kalangan remaja dan pelajar dipengaruhi oleh banyak faktor, di antaranya kemajuan zaman, salah memilih teman/pergaulan, moralitas yang lemah. “Hal ini sudah waktunya ditangani secara serius tidak hanya oleh sekolah melainkan juga orang tua dan seluruh elemen masyarakat, termasuk kepolisian. Kasus-kasus kenakalan para pelajar ini, terus saja bergulir, seakan mereka bebas berbuat tanpa rasa takut,” ungkap Muhammad Ichsan, kemarin. Kata dia, peran orang tua dalam hal ini memang sangat dibutuhkan untuk kerjasama dengan pihak sekolah. Karena yang paling banyak berperan dan berinteraksi dengan para pelajar ini adalah orang tua itu sendiri. Sekolah hanya sebatas jam sekolah saja. Jika ini tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan terjadi krisis moral di kalangan pelajar di Kota Pangkalan Bun ini. Karena para pelajar ini, merupakan masa depan generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat membangun Kota Pangkalan Bun ini menjadi maju dan berkembang. Kemerosotan moral para pelajar ini diakui juga oleh Supiansyah, Kasi Operasi Penertiban, Satpol PP Kobar. Dia sangat menyayangkan sikap atas sejumlah pelajar yang akhir-akhir ini bebas berkeliaran melakukan aksi seperti bolos pada jam belajar lebih asik nongkrong di warnet, PS (Play Station) sambil merokok dan minum-minuman beralkohol. Hal ini terlihat dari data satpol PP Kobar, jumlah dikalangan pelajar yang tertangkap basah sedang mabuk terus meningkat. Bahkan persentasenya dari total yang ditangkap pada tahun 2010, 70% nya adalah pelajar. (CR-22/I-2)

0 komentar:

Poskan Komentar

Translate